Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai
salah satu alat yang digunakan dalam analisis teknikal yaitu candlestick. Akan
dijelaskan mengenai macam-macamnya dan juga kegunaannya.
Candlestick sudah lama digunakan sebagai salah
satu alat analisis teknikal yang memberikan beberapa informasi bagi trader.
Candlestick sendiri menjadi alat utama bagi trader dalam menganalilis pasar
menggantikan tools yang sebelumnya yaitu bar chart.
Terdapat sekitar 21 candlestick yang perlu
diketahui oleh trader dan sangat sering muncul di pasar dalam bentuk grafik
pergerakan harga. Alat ini (candlestick) digunakan dalam mengambil keputusan
dan candlestick berikut dapat membantu trader dalam mengenali apa saja yang
terjadi di pasar, tekanan jual maupun beli yang berwujud candlestick.
Candlestick-candlestick tersebut yaitu sebagai
berikut.
Candlestick 1 - 4: DOJI
Dapat kkita sebut dengan common doji karena
sering terjadi dan biasanya akan muncul pada small trading range, Doji ini
menggambarkan bahwa harga cenderung stabil/stagnan karena kekuatan atau tekanan
jual dan tekanan beli cenderung seimbang sehingga mungkin bagi para trader
belum bisa memutuskan apakah akan melakukan transaksi jual atau transaksi beli.
Long Legged Doji merupakan salah satu
candlestick yang menggambarkan bahwa harga naik tinggi dan selanjutnya terjadi
taking profit sehingga harga kembali ke tengah atau ke harga semula, hal
seperti ini menunjukkan kekuatan pasar yang melemah.
Gravestone Doji.
Dari semua candlestick yang ada, candlestick menandakan
di mana harga yang sudah mencapai atas tidak sanggup menahan ketinggiannya dan
kembali serta ditutup di level yang sama atau seperti harga saat open.
Dragonfly Doji.
Dragonfly Doji merupakan salah satu jenis doji
dimana harga awal tinggi lalu turun dan ditutup pada harga terendah untuk satu
candlestick, biasanya candlestick jenis ini sangat jarang terjadi dan candlestick
ini merupakan tanda bahwa pergerakan harga akan menunjukkan tren bullish.
Candlestick 5: HAMMER
Candlestick 6: HANGMAN
(Sinyal Pembalikan atau Reversal)
Candlestick bernama hangman ini akan muncul setelah
terjadi tren bullish atau kenaikan harga yang cukup Panjang. Jika bisa
dianalogikan bahwa ketika trader sudah mencapai harga yang diinginkan mereka
akan segera buru-buru untuk menjual pada posisi tertentu sehingga ketika harga
murah mereka akan membelinya lagi.
Candlestick hammer berlainan dengan hangman. Jika hangman terjadi
setelah tren bullish maka hammer justru terlihat setelah harga mengalami
penurunan (downtrend) karena adanya tekanan jual yang kuat, setelah itu maka
ketika harga rendah trader akan cepat-cepat untuk buy dan berharap harga akan
mengalami kenaikan setelah downtrend yang cukup Panjang.
Candlestick 7: ENGULFING BULLISH
Candlestick 8: ENGULFING BEARISH
Engulfing Bullish akan terlihat setelah adanya
down trend yang cukup mencolok. Candlestick jenis ini memberikan tanda atau
sinyal bahwa kekuatan untuk menjual sudah melemah dan akan segera terisi oleh
tekanan membeli.
Sedangkan Engulfing Bearish terjadi setelah trend
naik yang mecolok. Kebalikan dari Bullish Engulfing tadi, tekanan setelah
adanya sinyal buy yang kuat akan mendorong untuk memberikan tekanan, sehingga
setelah harga cenderung tinggi, kekuatan sell akan lebih mendominasi.
Candlestick 9: DARK CLOUD COVER
Adanya Dark Cloud Cover muncul setelah tren naik
yang kuat dan kondisi untuk tren turun mulai masuk. Dark Cloud memberi tanda
agar waspada dan melindungi profit yang didapat karena dalam jangka pendek
harga akan berbalik arah atau trader segera menjual setelah harga yang
diinginkan sudah tercapai.
Candlestick 10: PIERCING suatu Sinyal Pembalikan
Potensial.
Jika Dark Cloud Cover memberikan tanda bahwa tren
naik yang segera berakhir, Candlestick Piercing mengisyaratkan bahwa down tren
akan berakhir atau harga akan berbalik arah sehinnga akan terjadi tren naik
yang cukup tinggi.
Candlestick 11: EVENING STAR/
Candlestick 12: MORNING STAR
Candlestick Evening Star akan terjadi dalam up
trend yang terus berlanjut. Terdapat Star yang memberikan tanda bahwa tekanan naik
dan turun memiliki kekuatan yang hampir sama. Setelah itu akan ada Candlestick
ketiga yang memberi sinyal kuat bahwa harga akan berbalik.
Berikutnya candlestick Morning Star yang bertolak
belakang dari candlestick Evening Star di mana terjadi dalam tren turun, dimulai adanya black candlestick, lalu star
dan candle ketiga sebagai tanda akan terjadi pembalikan.
Candlestick 13: SHOOTING
STAR.
Candlesick jenis ini
hanya aka nada pada grafik harga yang memiliki potensi untuk naik. Candlestick
jenis ini menjadi tanda bahwa sebuah tren naik akan mengalami pembalikan.
Shooting Star yang ukurannya kecil dan lidi atasnya Panjang menandai tekanan
bullish yang dapat ditekan oleh kekuatan bearish.
Candlestick 14: INVERTED
HAMMER
Candlestick tipe
Inverted hammer wujudnya hampir sama seperti Shooting star namun perbedaannya
pada tren akhir yang naik sedangkan inverted hammer akan terjadi setelah
penurunan yang mencolok.
Candlestick 15: HARAMI /
PREGNANT
Ketika Anda menjumpai
candlestick harami , Anda dapat membayangkan candlestick yang satu sebagai ibu dan
candlestick lainnya seperti anaknya. Candlestick jenis ini akan muncul pada up
trend ataupun down trend, jika muncul pada saat up trend akan menunjukkan
adanya pembalikan tren.
Candlestick 16: MARUBOZU
Candlestick Marubozu
memiliki arti closed cropped atau dipotong pendek. Ciri-ciri yang Nampak dari
candlestick ini yaitu pada body nya yang Panjang menunjukkan bahwa pasar berada
pada range yang cukup lebar serta shadow yang sangat pendek atau bahkan tidak
ada shadow menandai bahwa harga bergerak naik atau turun tanpa ada hambatan jadi
jika naik akan naik terus atau jika turun akan turun terus dalam satu candlestick.
Candlestick 17: HIGH
WAVE.
Candlestick 18: SPINNING
TOP.
High Wave dan Spinning
Top merupakan candlestick yang dapat menandakan suatu keraguan, yaitu apakah high
wave dan spinning top adalah kebalikan dari marubozu atau bukan. Saat ada
marubozu menandai jual dan beli benar-benar sesuai dengan kesepakatan pasar,
hal berbeda terlihat pada spinning top dan high wave yang menunjukkan situasi yang
mana pembeli dan seller sulit mencapai kesepakatan.
Candlestick 19: THREE
BLACK CROWS.
Candlestick Three Black
Crows mungkin menjadi candlestick yang sangat jarang terjadi. Apabila hal ini
sudah terjadi swing trader harus berhati-hati dengan tipe candlestick ini.
Three black crows menandakan bahwa penjual yang memegang kendali pasar sehingga
dapat dimungkinkan tren untuk sell.
Candlestick 20: THREE
ADVANCING WHITE SOLDIERS.
three white soldiers
menandakan akan terjadi bullish atau tren naik yang sangat tinggi.
Candle 21: TWEEZERS
Tweezers jarang terjadi di pasar, dengan kemunculan candlestick ini akan mengubah grafik harga secara signifikan dan sebagai pembalikan.
Tweezers jarang terjadi di pasar, dengan kemunculan candlestick ini akan mengubah grafik harga secara signifikan dan sebagai pembalikan.
Terimakasih atas kunjungannya.
Semoga bermanfaat.
0 komentar:
Posting Komentar